Slide # 1

Le Banna 1

Lokasi : Jalan Raya Jambu, Semanding, Sumber Sekar, Dau, Malang Read More

Slide # 2

Le Banna 2

Perumahan dengan nuansa kesejukan alam dan pegunungan dekat dengan Islamic Boarding School "Ar-Rohmah" putri Read More

Slide # 3

Le Banna 3

Kenapa memilih LE BANNA RESIDENCE? Kami merencanakan tinggal di LE BANNA RESIDENCE karena anak kami sekolah dekat Ar-Rohmah Putri , Akses tempat kerja kami sangat dekat dengan kampus UMM Read More

Slide # 4

Le Banna 4

Dekat dengan tempat wisata kota Batu dan Malang ,Hunian yang tenang, aman dan nyaman, menurut developer dengan sistem one gate scurity ,Jauh dari kebisingan kendaraan dan udara masih sejuk Read More

Slide # 5

Le Banna 5

Jauh dari kawasan industri, sehinggga sumber air belum tercemar dan alami ,Udara dingin, dan sejuk ,Lingkungan yang islami, smoga menjadi penghuni yang islami. ,Ditunjukkan oleh Allah, mendapatkan LE BANNA RESIDENCE, smoga iktiar kami terwujud, mohon doanya. Read More

Tampilkan postingan dengan label harga rumah di batu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harga rumah di batu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Februari 2015

Adab menempati rumah baru


Salah satu karunia yang Allah SWT berikan kepada seorang hamba yakni rumah. Karenanya, orang yang mendapatkan rumah baru hendaknya menjadikannnya sebagai ladang kebaikan dan ibadah serta tenpat berdzikir pada-Nya, bukan sebagai tempat maksiat.

Berkaitan dengan menempati rumah baru, terdapat beberapa adab yang dianjurkan, diantaranya :
1. Bersyukur kepada Allah SWT atas karunia-Nya berupa rumah baru yang ia peroleh.
Firman Allah SWT :
"Ingatlah ketika Tuhanmu mengumumkan ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka seseungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim : 7)

2. Ketika masuk rumah baru membaca “Masya Allah laa Quwwata illa billaah” (Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).
Ibnu Qayyim menjelaskan dalam Al Wabilus Shayyib, bahwa seseorang yang hendak masuk rumah atau kebun hendaknya membaca kalimat diatas sebagai bentuk rasa syukur atas nikamat Allah SWT. Hal ini didasarkan pada firman Allah :
“Mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu ‘Masya Allah, laa quwwata illaa billaah’, sekalipun kamu anggap akan lebih sedikit darimu dalam harta dan keturunan" (QS. Al-Kahfi : 39)

Rasulullah SAW bersabda,
“Jika Allah memberi kepada seorang hamba nikmat kebaikan terhadap keluarga, harta, atau anak, kemudian dia membaca ‘Masya Allah, laa quwwata illaa billaah’ maka dia tidak akan melihat adanya cacat dalam nikmat selain kematian” (HR. At-Tabrani)

3. Syukuran rumah baru.
Sebagai bentuk menyempurnakan rasa syukur, kita dianjurkan untuk mengadakan walimah, mengundang orang lain untuk makan-makan. Walimah ini sering diistilahkan dengan Al-Wakirah. Sebagian ulama sangat menganjurkan hal ini, diantaranya AL-Imam As-Syafi’i. Beliau mengatakan “Di antara bentuk walimah adalah AL-Wakirah. Saya tidak memberi kelonggaran untuk meninggalkannya” (Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwatiyah, 8/207)

4. Tidak terlalu khawatir dengan gangguan yang ada.
Biasanya, orang yang akan menempati rumah baru ada yang merasa khawatir dengan makhluk halus yang kemungkinan sudah menghuni rumah tersebut. Menyikapi hal ini, sikap yang terbaik tentu menghilangkan kekhawatiran tersebut dan bersikap biasa saja, Sikap tidak peduli, ternyata menjadi cara ampuh untuk untuk mengusir syetan. Setan, sebagaimana manusia, ketika dia mengganggu kemudian tidak menggubris. Dia akan bosan untuk mengganggu. Sebaliknya jika diperhatikan, dia semakin menjdai-jadi dalam menggoda.

5. Banyak membaca AL-Qur’an, khususnya Surat Al-Baqarah.
Rumah yang baru ditempati hendaknya sering dibacakan surat Al-Baqarah agar tidak didatangi syetan. Rasulullah bersabda :
“Bacalah surat Al-Baqarah di rumah-rumah kalian, karena sesungguhnya syetan itu tidak masuk ke dalam rumah yang dibaca di dalamnya surat  Al-Baqarah” (HR. AL-Hakim)

6. Ketika menutup pintu membaca basmallah.
Dari Jabir bin Abdillah, Nabi SAW memberikan banyak saran agar kita tidak diganggu syetan. Rasulullah SAW bersabda, “Tutuplah pintu, dan sebutlah nama Allah. Karena syetan tidak akan membuka pintu yang tertutup (yang disebut nama Allah)” (HR. Muslim dan Bukhari). http://infoislamdaily.blogspot.com

Perhatikan Sebelum Menempati Rumah Baru

Pindah ke rumah baru adalah sebuah keputusan besar. Hal itu tentunya membutuhkan biaya dan usaha. Yang terpenting ketika Anda sudah menempati rumah baru ingin nyaman untuk ditinggali kan? Nah, berikut Sharing di Sini Yang Harus Anda Perhatikan Sebelum Menempati Rumah Baru. 
1. Fasilitas Listrik
Selalu periksa apakah arus listrik dari rumah baru Anda sudah tersambung dengan baik. Sambungan listrik merupakan hal vital dari sebuah rumah. Anda tidak mungkin hidup tanpa listrik bukan? Pastikan lampu di rumah Anda berfungsi dengan baik dan tidak ada satu bohlam yang terputus. Perhatikan juga watt pada lampu, jangan terlalu redup atau terlalu terang di suatu ruangan.
2. Fasilitas Air dan Toilet
Sebelum Anda pindah rumah baru, pastikan juga air. Apakah sudah tersedia / belum di rumah baru Anda. Jangan sampai setelah segalanya siap, Anda kebingungan ketika akan mencuci barang, cuci tangan, mandi dan buang air besar/kecil. Periksa kebocoran pada pipa dan keran. Keran bocor menyebabkan pemborosan air dan tentu saja tagihan listrik/tagihan air anda juga akan melonjak naik. Air adalah sumber daya yang sangat berharga sehingga Anda harus pandai dalam memanfaatkannya. Tidak kalah penting adalah memeriksa fasilitas toilet, apakah toilet lancar dan sudah langsung dapat digunakan, dengan sistem pengguyur otomatis, atau manual. Pastikan pipa pembuangan tidak tersumbat.
3. Periksa Atap
Periksa pada atap, apakah ada yang bocor? Apakah atap sudah tertutup dengan baik. Jika tidak, bisa saja rumah Anda dijadikan sarang tikus karena atap Anda berlubang. Tidak itu saja, dikhawatirkan saat hujan, air akan merembes dari atap dan bocor, sehingga air berkubang di dalam ruangan.
4. Perhatikan space ruangan 
Anda perlu memastikan bahwa semua perabotan Anda akan cocok ke rumah baru ini. Jika luasan ruangan tidak cukup, utamakan perabotan yang terpenting dahulu. Sebelum Anda membeli perabotan, alangkah baiknya menyurvei apakah perabotan itu cocok ditempatkan di rumah baru Anda. Untuk rumah masa kini yang cenderung minimalis, hendaknya pilih perabot yang ringan dan tidak memakan tempat.
5. Periksa Dinding
Setelah rumah baru Anda jadi, atau Anda membeli rumah second hand, sebelum Anda tempati ada baiknya mengecek kondisinya saat hujan. Jika dinding menjadi basah dan lembap karena saat hujan merembes sampai ke dinding. Nah, langkah sebaiknya adalah Anda mengecat ulang dengan lapisan cat anti air / anti bocor terlebih dahulu. Hal ini menghindari bau cat ketika rumah sudah keburu Anda tinggali dan repot memindah-mindahkan barang berulang kali.
6. Tirai
Pastikan jendela Anda diberi tirai atau gorden. Hal ini bertujuan agar Anda memiliki privasi setelah pindah ke rumah baru Anda. Selain itu tirai bisa menghalangi teriknya sinar matahari saat siang. Dan masalah keamanan dan kenyamanan di malam hari.
7. Pemandangan balkon atau jendela
Terkadang balkon atau jendela tidak hanya untuk sirkulasi udara saja. Namun untuk menikmati pemandangan di sekitar rumah. Pastikan posisi jendela atau balkon menghadap di pemandangan yang tepat, jangan sampai mengarah pada pemandangan yang tidak sesuai.
8. Ventilasi
Lubang angin / ventilasi sangat penting dilihat dari sudut pandang kebersihan dan kesehatan. Jadi pastikan rumah Anda memiliki dua jendela dan  pintu. Sirkulasi udara dan ventilasi cahaya membuat lingkungan di rumah sehat, karena cukup sinar matahari, sehingga meminimalkan kuman dan penyakit. Untuk kenyamanan yang lebih, ada baiknya Anda menutup lubang-lubang angin dan ventilasi dengan kasa nyamuk agar meminimal nyamuk yang masuk di dalam rumah.
9. Pagar dan Tralis
Selain jendela dan gorden, tidak lengkap jika belum dipasang teralis. Teralis besi sangat penting, karena demi faktor keamanan anda dan keluarga di rumah. Jika lingkungan rumah Anda bukan cluster, sebaiknya pasang pagar besi/pintu gerbang besi untuk rumah Anda.
10. Tetangga
Poin terakhir tidak kalah penting. Jika Anda ingin pindah di rumah baru, ada baiknya melihat, apakah pemukiman di sekitar rumah sudah terbentuk. Paling tidak, Anda memiliki beberapa tetangga. Ini untuk kenyamanan dan keamanan Anda sekeluarga. Jika Anda berdinas di luar kota atau berlibur sekeluarga, paling tidak tetangga adalah orang yang terdekat yang bisa dimintai tolong dan sebagai sarana interaksi sosial rukun tetangga dan rukun warga. http://sharingdisini.com

Royal Orchid Sengkaling mulai membangun

Sudah beberapa bulan ini royal orchid Sengkaling mulai membangun infrastrukturnya, sudah terlihat ada pembangunan jembatan dan material untuk proses ekplorasi kedalam. Royal Orchid Sengkaling menggagas perumahan bernuansa natural, ramah lingkungan dan bebas polusi, hal ini terlihat dengan desain rumah dan taman-taman yang banyak di sudut-sudut jalan beserta lahan terbuka. dengan kontur terasiring memanjakan pemilik untuk menikmati indahnya gunung arjuna dan gunung panderman. berikut liputanya.

Terlihat view yang indah dan sejuk :)


terlihat dari depan, alat berat meratakan tanah

material sudah siap di gunakan

Tenda Pemasaran di depan lokasi

 Hamparan lokasi yang luas dengan kontur berbukit
maaterial batu diperoleh dari lokasi

Senin, 09 Februari 2015

Lebanna Residence masuk indeks googleMap

Lebanna residence saat ini sudah terdaftar di google map, sehinggga memudahkan para pengunjung untuk menuju lokasi perumahan tersebut. hal ini juga sudah dicoba dengan mengunakan kendaraan TAXI Citra, Perdana, Argo di wilayah malang dan batu sudah terindex dengan baik. silahkan apabila anda order by phone Taxi yang anda inginkan akan segera meluncur kearah anda.


 

Rabu, 29 Oktober 2014

Peran dan tanggung jawab Developer

Developer adalah orang yang memiliki aset baik itu barang bergerak maupun tidak bergerak, kemudian dalam struktur organisasi dibawahnya adalah sebagai pelaksana harian dan pelaksana lapang, saya mencoba menggambarkan peran dan tugas masing-masing devisi/unit kerja. berikut ini gambaran kasarnya :


bisa kita lihat disini susunan organisasi yang sebenarnya tidak demikian, karena ada beberapa devisi lainya yang ada namun bekerja yang tidak berhubungan langsung dengan user. saya menggambarkan struktur ornagisasi tersebut karena sebagai user yang kontak langsung dengan yang bersangkutan.

Dalam struktur tersebut sebenarnya masih ada devisi lain diantaranya, Divisi perencanaan, Lanskap, Acounting & Tax, gudang, Finance, Marketing proyek dll.

User perumahan harus mengetahui dan memahami masing masing tugas dalam struktur organisasi tersebut, karena user dalam proses pembangunan rumah sampai serah terima rumah akan menjumpai permasalahan-permasalah teknis dan non teknis di lapangan. Apabila user mengetahui siapa saja yang bertanggungjawab user dengan mudah melakukan komplain sesuai dengan tugasnya masing masing, sehingga tidak salah ruangan. misalnya user komplain dengan tukang terkait material bangunan, hal ini tidak pas, karena tugas tukang hanya mengerjakan pembangunan sesuai dengan gambar yang diberikan, terkait dengan material bisa konfirmasi ke mandor atau logistik, apa bila mengalami kebuntuan solusi bisa langsung konfirmasi pada yang lebih tingggi.

perlu diperhatikan sebagai user harus tahu nama dan kontak personya mulai dari develover, kotraktor, marketing dan sampai bawah.

berlanjut.............

Selasa, 24 Juni 2014

PAGAR PERUMAHAN LEBANNA

Pagar rumah berfungsi sebagai pembatas wilayah dan pelindung gangguan dari luar rumah, perumahan lebanna meskipun mengunakan sistem cluster namun ada beberapa rumah yang kurang puas dengan pagar yang mengelilingi lokasi perumahan. Berikut ini tips pesan pagar:
1. Pilih tukang pagar yang khusus membuat pagar, biasanya tau dan paham benar ukuran pakar yang kita butuhkan.
2. Pilih lokasi pemesanan pagar yang terdekat dengan perumahan, agar mudah untuk proses pemasangan dan lebih cepat.
3. Mintalah garansi terhadap pagare tersebut biasanya 1 tahun
4. mintalah contoh-contoh model dan list harga beserta spesifikasi material yang digunakan, agar bisa menyesuaikan dana yang kita miliki.
6. Spesifikasi material standar tebal pipa kotak 1,6 mm, untuk frame 4x4 cm
7. mintalah waktu pemasangan tepat waktu.
8. Sampaikan biaya pengiriman dan pemasangan menjadi satu paket dengan harga yang ditawarkan.
9. Berkenaan harga biasanya semakin banyak dan panjang pipa jeruji semakin mahal, kecuali bagian bawah diberi plat setingi 60 cm.
demikian tips singkat pesan pagar.



Jumat, 09 Mei 2014

Hati-hati ! Developer perumahan yang menjanjikan penyelesaian pembangunan rumah


Kasus paling banyak terjadi yang mengakibatkan seorang konsumen dirugikan adalah jadwal serah-terima kunci meleset dari waktu yang sudah dijanjikan. Melesetnya pun tidak pernah lebih cepat dari jadwal, karena selalu lebih lambat. Bahkan, sudah menjadi kelaziman, bahwa serah terima kunci seolah-olah memang harus terlambat.
Bisa dikatakan, hampir tak ada pengembang yang memberikan garansi tertulis disertai kompensasi-kompensasi yang jelas bilamana bangunan yang sudah dibeli konsumen telat pada waktu penyerahan kuncinya. Sejatinya, betapa menarik dan tergodanya konsumen bila ada developer melakukan hal ini. Bahkan, barangkali, jika ini dilakukan dapat menjadi sebuah tools marketing dahsyat.
Pelanggaran lain tak kalah banyak terjadi adalah penanganan komplain yang tidak memadai manakala ada bangunan cacat (retak, bocor, tidak sesuai spesifikasi yang dijanjikan, dan sebagainya). Garansi biasanya diberikan selama kurun waktu 100 hari atau 3 bulan sejak serah terima kunci. Yang terjadi, sebelum 3 bulan bangunan memang berfungsi baik, tapi setelahnya mulai muncul masalah.
Masalah lain, bagaimana bila rumah diserahkan pada musim kemarau, sementara hujan yang pertama kali mengguyur setelah rumah dihuni baru baru terjadi setelah masa 100 hari itu habis. Alangkah hebatnya dan akan menjadi sebuah sarana promosi yang hebat jika garansi terhadap kebocoran rumah misalnya, diberikan setelah rumah tersebut diterpa hujan. Maka, calon konsumen sudah seharusnya sangat cermat memperhatikan dan mencermati komitmen yang diberikan secara tertulis maupun lisan oleh pengembang saat mereka menawarkan produknya.
Pertanyaannya, jika komitmen tertulis dengan mudah didapat, bagaimana membuktikan komitmen yang disampaikan secara lisan oleh tenaga marketing pengembang tersebut?

Namun, yang lebih penting dari itu, komitmen pengembang dalam membangun sebuah kawasan atau perumahan dapat terlihat secara fisik dari infrastruktur yang disediakan di situ, sampai dengan hal-hal yang remeh-temeh seperti bagaimana pepohonan dirawat. Kita bisa menilik rencana sarana jalan yang ada, cukup luas atau cuma sedikit lebih lebar dari sebuah gang senggol.
Perhatikan pula pengaturan drainase di lokasi ini, bagaimana dan seperti apa fasilitas umum disediakan. Semua ini bisa secara mudah dinilai. Bahkan, bagaimana tampilan fisik kantor pemasaran, cara karyawannya melayani konsumen, sampai dengan bagaimana pepohonan dan taman dirawat, akan menunjukkan filosofi dan komitmen pengembang dalam membangun kawasan atau kompleks hunian tersebut secara keseluruhan.
Perlu diketahui, pengembang yang sekadar "menjual unit" akan berbeda dengan pengembang yang berkomitmen membangun kawasan atau menawarkan hunian nyaman yang terkonsep secara matang. Pengembang yang sekadar mengeruk untung akan berbeda dengan pengembang dengan perspektif dan menawarkan sebuah nilai investasi bagi konsumen. Mereka yang sekadar menjual unit umumnya tak akan memperhatikan segala sesuatu di luar kawasannya. Istilahnya, bagaimana sarana jalannya, sarana transportasinya, bagaimana interaksinya dengan lingkungan sekitar, bukanlah urusan mereka.
Ya, begitulah kurang lebih jika diterjemahkan. Nah, untuk mengetahui dan mengukur komitmen semacam ini, mau tak mau konsumen harus mengeluarkan tenaga ekstra dengan melihat langsung ke lokasi, mengamati, dan mencermati semua hal di sepanjang jalan menuju lokasi.
Tentunya, sangat mustahil mencium komitmen ini hanya dari brosur yang dicetak, apalagi kata-kata memikat dari tenaga pemasarnya yang rapi atau cantik rupawan. Padahal, dengan kunjungan ke lokasi, calon konsumen akan dapat menilai komitmen pengembang tersebut, dan kemudian dapat memastikan, apakah investasi yang kita lakukan atas calon rumah tersebut akan berprospek atau ngehek.

 

Jumat, 07 Februari 2014

Proses Pembangunan Perumahan Lebanna Residence

Berikut ini contoh kavling yang sedang dibangun, mohon di evaluasi, kontruksi dan kwalitas bangunan, kami berharap pendapat, saran dari para pengunjung :)

Susunan tembok
Susunan tembok dan kontruksi, jenis batu bata
Kusen dan sambungan tembok + pondasi
Kamar Mandi
Terlihat dari depan
terlihat dari samping
Tempk pojok dekat sungai
Pemasangan kusen dan jenis kayu
Kualitas pemasangan batu bata dan campuran luluh
Kerapian Pemasangan batu bata
Sudut penahan tembok luar


Ruang dapur rencananya

Sisa tanah berbentuk segitiga




 Pembangunan Blok A,B,C
  Pembangunan Blok A,B,C
  Pembangunan Blok A
 Pondasi tembok luar Blok D
 Pondasi tembok luar Blok D
 Pondasi tembok luar Blok D
 Koordinasi dengan tukang
 Pondasi pagar pojok
Lokasi tanah urug











Minggu, 01 Desember 2013

Proses Pembangunan Lebanna Residence

Biasanya konsumen setelah melengkapi persyaratan pembelian rumah sering menanyakan kenapa pemesanan unit rumah belum segera dibangun oleh pihak depelover, padah sudah dipenuhi persyatan orde bangun. dalam proses pembangunan rumah biasanya developer melakukan beberapa hal:
1. memastikan orde bangun sudah ada, dikatakan orde bangun, karena persyaratan administrasi dan uang muka bangunan sudah ada.
2. Kepastian Pihak KPR
3. Lokasi yang siap bangun
4. personil / tukang bangunan yang memadai
5. Proses pengerjaan selesai sekitar 4 - 6 bulan
6. Kondisi cuaca, apabila cuaca cerah, tidak hujan peroses pengerjaan lebiah cepat selesai



Jumat, 08 November 2013

Cara memilih lokasi Perumahan di Malang

 Lokasi Le Banna Residence, proses pembangunan
 Pembangunan tembok yang mengelilingi perumahan, tampak kavling dan jalan sudah siap dibangun (blok D)
 Lokasi arah Le banna, jalan Hotmix, kanan kiri kebun buah dan sayur
 View Pegunungan yang alami dengan nuansa kesejukan, dan indah
 View kebun saruran dan buah-buahan khas malang, dengan panorama gunung Arjuna
Dalam memilih lokasi rumah, setiap keluarga tentu saja memiliki kriteria masing-masing sesuai dengan kebutuhannya. Untuk kami pribadi, kami memilih lokasi yang masih banyak terdapat pepohonan, asri dan sejuk. Keluarga kami juga ingin mendesain sendiri eksterior serta interior rumah, oleh karena itu kami sekeluarga sepakat untuk mencari kaveling yang bersertifikat hak milik, sehingga kami pun dapat membangun rumah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kami. 
Kondisi lingkungan yang asri dan sejuk dengan pepohonan adalah syarat pertama kami dalam mencari lokasi rumah. Kesegaran udara menjadi tujuan kami demi kesehatan seluruh anggota keluarga.

Hal kedua yang kami pertimbangkan dalam memilih kaveling untuk membangun rumah, adalah akses jalan. sehingga memudahkan keluarga, saudara dan sanak famili berkunjung ke rumah kita.

Ketiga, yang jadi pertimbangan kami adalah tersedianya air bersih. Hal ini berkaitan dengan poin pertama. Lingkungan yang asri dan sejuk karena banyaknya pepohonan biasanya memiliki air tanah yang berlimpah.
Hal keempat yang menjadi pertimbangan adalah warga sekitar. Pada beberapa kasus, pembelian kaveling tidak sama dengan pembelian unit rumah di dalam cluster/ real estate. Dalam sebuah cluster/ real estate hampir dapat dipastikan semua warga adalah pendatang baru. kami berharap apabila menghuni perumahan tersebut ada warga asli yang menghuni di lingkungan perumahan Le Banna, sehingga mudah untuk membangun hubungan antar tetangga yang baik terutama dengan warga asli akan sangat membantu kenyamanan tempat tinggal kita secara jangka panjang. Konflik sekecil apapun dapat mengakibatkan dampak negatif.

Kelima, fasilitas sosial, dalam hal ini selain fasilitas jalan, pasar, sekolah juga perlu kita perhatikan adalah tempat Pemakaman, di perumahan dengan mayoritas pendatang baru, perlu memikirkan tempat pemakaman warga, hal ini biasanya menjadi masalah apabila ada warga perumahan yang meninggal dunia.

Keenam, yang menjadi pertimbangan kami berikutnya adalah masalah keamanan. Hal ini dapat diketahui dari menggali informasi tentang reputasi dari lokasi yang akan dituju. Kerjasama antar warga untuk membangun pos satpam serta menggaji satpam adalah hal yang baik untuk dilakukan.

Seperti yang saya tulis di atas, sebuah rumah bukan hanya sebuah tempat tinggal, namun juga sebuah tempat dimana hati kita berada. Kenyamanan dan keamanan jangka panjang adalah sesuatu yang mutlak. Lebih baik mempertimbangkan segala hal dimuka daripada menyesal di kemudian hari.

Rabu, 23 Oktober 2013

Perumahan Le Banna Residence sistem cluster

Rumah tanpa pagar yang sedang mode dan di minati oleh konsumen saat ini, yaitu rumah yang sistem keamanannya di serahkan secara kolektif dengan mengandalkan pagar yang mengelilingi blok penghuni. Di samping tata ruang yang diatur begitu apik dan enak di pandang mata, perumahan yang menganut sistem ini biasanya mempunyai tampilan seragam dan kesejukan dengan taman-taman.
Berikut ini denah perumahan le banna untuk masing-masing cluster