Slide # 1

Le Banna 1

Lokasi : Jalan Raya Jambu, Semanding, Sumber Sekar, Dau, Malang Read More

Slide # 2

Le Banna 2

Perumahan dengan nuansa kesejukan alam dan pegunungan dekat dengan Islamic Boarding School "Ar-Rohmah" putri Read More

Slide # 3

Le Banna 3

Kenapa memilih LE BANNA RESIDENCE? Kami merencanakan tinggal di LE BANNA RESIDENCE karena anak kami sekolah dekat Ar-Rohmah Putri , Akses tempat kerja kami sangat dekat dengan kampus UMM Read More

Slide # 4

Le Banna 4

Dekat dengan tempat wisata kota Batu dan Malang ,Hunian yang tenang, aman dan nyaman, menurut developer dengan sistem one gate scurity ,Jauh dari kebisingan kendaraan dan udara masih sejuk Read More

Slide # 5

Le Banna 5

Jauh dari kawasan industri, sehinggga sumber air belum tercemar dan alami ,Udara dingin, dan sejuk ,Lingkungan yang islami, smoga menjadi penghuni yang islami. ,Ditunjukkan oleh Allah, mendapatkan LE BANNA RESIDENCE, smoga iktiar kami terwujud, mohon doanya. Read More

Tampilkan postingan dengan label atap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label atap. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Maret 2017

Kewajiban, Ketertiban dan Keamanan Warga Le banna

Dalam suatu komunitas atau kerukunan harus ada suatu aturan dasar dan dipatuhi oleh seluruh komunitas atau warga, dengan adanya aturan atau norma yang ada akan menjadikan lingkungan le banna tertib aman dan nyaman. dan terhindar dari konflik antar warga. berikut ini aturan warga le banna residence:

Jumat, 05 Juni 2015

Lebanna Residance mulai berbenah

 Suasana pagi hari
 terlihat pagar jalan sudah dipasang (pagar hitam)
 beberapa pengendara sepeda dan mobil mulai melintasi lebanna
 Pintu masuk lokasi lebanna yang luas
 Pos satpang yang hampir selesai, tinggal pengecatan, kaca dan pintu
 Tampak samping utara, rumput tumbuh subur
 Lebanna blok D, masih banyak bongkaran material

Minggu, 15 Februari 2015

Royal Orchid Sengkaling mulai membangun

Sudah beberapa bulan ini royal orchid Sengkaling mulai membangun infrastrukturnya, sudah terlihat ada pembangunan jembatan dan material untuk proses ekplorasi kedalam. Royal Orchid Sengkaling menggagas perumahan bernuansa natural, ramah lingkungan dan bebas polusi, hal ini terlihat dengan desain rumah dan taman-taman yang banyak di sudut-sudut jalan beserta lahan terbuka. dengan kontur terasiring memanjakan pemilik untuk menikmati indahnya gunung arjuna dan gunung panderman. berikut liputanya.

Terlihat view yang indah dan sejuk :)


terlihat dari depan, alat berat meratakan tanah

material sudah siap di gunakan

Tenda Pemasaran di depan lokasi

 Hamparan lokasi yang luas dengan kontur berbukit
maaterial batu diperoleh dari lokasi

Senin, 09 Februari 2015

Lebanna Residence masuk indeks googleMap

Lebanna residence saat ini sudah terdaftar di google map, sehinggga memudahkan para pengunjung untuk menuju lokasi perumahan tersebut. hal ini juga sudah dicoba dengan mengunakan kendaraan TAXI Citra, Perdana, Argo di wilayah malang dan batu sudah terindex dengan baik. silahkan apabila anda order by phone Taxi yang anda inginkan akan segera meluncur kearah anda.


 

Minggu, 18 Januari 2015

Lebanna Residence Blok A,B,C

Sudah satu tahun proses pembangunan lebanna dilakukan, saat ini sudah pengalami perubahan yang cukup baik, beberapa rumah yang belum ada sekarang sudah dibangun dengan berbagai type. berikut ini foto pintu masuk lebanna residence.

 Tampak depan, beberapa rumah sudah mulai dihuni
Tampak samping, jalan raya jambu akases menuju gading kulon, sempu, P-WEC, perum villa bukit tidar dan kota malang

Selasa, 06 Januari 2015

Lokasi yang dihindari dalam membeli rumah


Banyak orang salah persepsi dalam memilih dan menentukan lokasi hunian yang baik, strategis dan nyaman adalah selalu dekat dengan kota, hal ini memang ada benarnya karena akses kemana-mana sepertinya mudah, namun dengan perkembangan perkotaan hal ini ternyata sudah banyak memilih daerah yang agak jauh dari kota kurang lebih radius 20 km dari kota.

dari beberapa responden, mengatakan bahwa membeli rumah diera saat ini harus dipetimbangkan:
1. dekat dengan tempat kerja
2. akses jalan keluar dan masuk lokasi rumah mudah dan gampang (tidak macet)
  • Jalan lingkungan, apakah cukup lebar paling tidak untuk dua mobil yang bersimpangan. standar jalan perumahan menurut peraturan yang ada yaitu : lebar 8 m untuk kecepatan 60km/jam  lebar 7 m untuk kecepatan 40km/jam  lebar 5-6 m untuk kecepatan 30km/jam, kurang dari itu sdh tidak layak untuk jalan kendaraan roda 4.
  • Saluran drainase/ selokan, apakah memenuhi criteria cepat kering karena mempunyai suatu elevasi tertentu sehingga tidak menyebabkan comberan tergenang didepan rumah kita dan juga perlu diperhatikan apakah kira kira akan mampu mengalirkan air hujan.
3. usahakan di daerah perumahan, karena penghuni kesadaran terhadap peraturan cenderung patuh.
3a. diperumahan layanan untuk order/pesan lebih mudah dikenal dan diakses seperti TAXI Citra, Mandala, Argo, fast food Pizza Hut, MCdonald, Bakso, Nasi goreng, belanja antar jemput dll
4. cari perumahan yang lokasinya berdekatan dengan fasilitas sosial, pendidikan.
5. Lebanna residence, puncak permata sengkaling, royal orchid adalah pilihan yang tepat karena dekat dengan kota wisata, kota malang, pariwisata, kampus. rata-rata dapat ditempuh sekitar 7 km


berikut ini hal hal yang dihindari dalam membeli rumah/perumahan: (http://asriman.com)
  • Dekat rumah sakit, rentan terhadap penyakit menular dari pasien
  • Dekat sungai, ada kemungkinan abrasi dan banjir
  • Dekat pom bensin, khawatir terhadap bahaya kebakaran
  • Dekat turunan dan tanjakan, rentan terhadap kecelakaan lalu lintas, karena di turunan laju kendaraan lebih kencang dan lokasi tanjakan dibutuhkan konsentrasi pengemudi
  • Dekat atau di bawah sutet, khawatir terhadap radiasi dan bahaya robohnya menara sutet
  • Dekat pabrik, khawatir terhadap polusi dan bising suara pabrik dari karyawan dan bunyi mesin pabrik
  • Pemakaman, khawatir terhadap air tanah dan aura pemakaman
  • Lebih rendah dari jalan, gampang terjadi genangan dan banjir
  • Akses jalan masuk kecil, khawatir kesulitan masuk dan keluar lokasi dan macet
  • Akses jalan masuk jalan tanah, rentan terhadap banjir dan terkesan kotor dan becek
  • Tanah sawah, diperlukan waktu tambahan untuk pengeringan fisik dan perubahan peruntukan dari sawah ke pemukiman pada instansi terkait
  • Lokasi setelah perumahan lain, jika berbarengan dalam pemasaran maka konsumen lebih memilih lokasi yang lebih dekat
  • Dekat komplek militer, sering latihan militer dan suara tembakan
  • Dekat lembaga pemasyarakatan, berbahaya jika ada napi yang kabur dan konotasi negatif terhadap lokasi
  • Dekat pembuangan sampah, polusi udara atau bau yang kurang sedap dan penyebaran penyakit
  • Dekat lokasi peternakan, khawatir terjangkit wabah dari hewan ternak, seperti flu burung, dll
  • Dekat lokalisasi, konotasi negatif terhadap lokasi dan berpengaruh terhadap perkembangan anak
  • Jalan satu arah, kesulitan akses dari dan keluar lokasi
  • Di pinggir jalan tol, berisik karena suara kendaraan sepanjang hari
  • Banyak preman nongkrong, khawatir terhadap keamanan
  • Dekat menara BTS, khawatir robohnya menara jika terjadi kecelakaan atau bencana alam
  • Daerah banjir, jangan deh…


Kamis, 13 November 2014

Menilai kinerja Kontraktor dan Developer

Kinerja sebuah organisasi dan lembaga di bidang properti perlu kita lihat dan evaluasi, saat ini user pasrah denngan proses pengerjaan bangunan rumah oleh kontraktor, seharusnya tidak demikian. Kontraktor punya kewajiban kepada user dan user jg mempunyai kewajiban untuk menyelesaikan urusan administrasi dll.
apabila kita amati kinerja kontraktor dan developer seharusnya ada koordinasi yang baik, mulai dari proses pembangunan dan layanan prima terhadap user, namun hal ini juga sering dikesampingkan sampai user yang mengajukan klim lamban dalam merespon ......

Jumat, 30 Mei 2014

Membuat taman mungil dengan sikas

Mempunyai taman mungil dirumah suatu hal yang dapat memberikan hiburan tersendiri, ketika kita sedang duduk-duduk santai di depan rumah, hal ini juga bisa memberikan isnpirasi bagi pemilik taman untuk melakukan sesuatu agar lebih baik.
Sikas adalah tanaman yang cocok untuk ditanam pada berbagi bentuk dan ukuran taman, kali ini kita membahas taman kecil, mungil dan enak dipandang.
Apabila kita lihat dari bentuk tanaman sikas, memang terlihat seperti tanaman jawan purba / astec, memang benar tanaman sikas adalah tamanan sudah ada ribuan tahun yang lalu, dan sampai saat ini masih bertahan hidup dan berkembang biak karena campur tangan tuhan melalui manusia.
Dalam peroses pembuatan taman yang perlu kita siapkan adalah desain / rencana tata ruang taman, tanaman, disini untuk taman yang kecil menggunakan rumput gajah mini, tanaman perdu dengan bentuk daun kecil atau lembut agar terkesan halus dan padat, pilih warna tanaman yang berbeda-beda agar tidak terkesan monoton. kemudian sebagai tamanan induk kita gunakan sikas dengan tinggi 75 cm sejumlah 1-3 pohon, penempatanya dapat di tengah, sudut depan atau belakang.
Model taman-taman mungil cocok untuk perumahan yang memiliki lahan sempit seperti lebanna residence.
 Terasering merupakan salah satu solusi untuk membuat taman kecil terlihat menarik. Untuk membuat terasering, Anda bisa membuat dua tingkat tanah di atas dasar beton. Di setiap tingkatan, Anda bisa memberikan variasi warna dengan menanam tanaman dari berbagai jenis. Terasering akan menambahkan dimensi ke taman kecil Anda.
berikut ini rincian kebutuhan pembuatan taman mungil:
1. Rumput gajah kecil      Rp. 30.000,-/meter
2. Tanaman perdu             Rp.   1.300,- / pohon
3.  Sikas ukuran 75 cm     Rp. 350.000,- / meter
4. Batu bulat/coral            Rp.    75.000,- / sak

alamat Ahmad Azhar Moeslim Jl. Saxofon, Perum Graha Jati Mulyo No 16 RT 003/ RW 006 Jatimulyo, Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur Indonesia.
kontak Ahmad Azhar Moeslim 085 535 66666
telephone Ahmad Azhar Moeslim 085 535 66666
Develover Ahmad Azhar Moeslim 085 535 66666
PT. Azharindo Utama phone  085 535 66666

Minggu, 20 April 2014

Pembangunan Lebanna Kav- D8

Kondisi proses pembangunan saat ini :

 Tampak depan, dika & mama cek kondisi rumah
 Proses pemasangan sanitasi pembuangan air dan kamar mandi
 Fathiya bermain
Tampak samping, nuansa kesejukan alam, terlihat pohon bambu dan hamparan tanah kering,
rencana menjadi Perum Lovely land residence

Selasa, 25 Maret 2014

Lebanna residence hunian strategis

Perkembangan pembangunan lebanna yang bersebelahan dengan perumahan lovelyland Malang

 
 













Kamis, 13 Maret 2014

Perumahan Lebanna Residence

Perumahan Lebanna residence sudah mulai penuh dengan bangunan baru, di blok A, B, C hampir penuh dengan bangunan, yang berarti user sudah ada yang realisasi dengan develover dan bank, begitu pula dengan lebanna blok D juga sudah bermunculan bangunan baru. Untuk Perumahan Lovely Land, sebelah barat lebanna juga mulai melakukan pembukaan lahan dan pembangunan jembatan cinta sebagai penghubung pintu masuk perumahan lovely land, sepertinya mulai ramai dan marak daerah semanding, prospek kedepan memang bagus, mengingat pembangunan perumahan berkembang mulai daerah sengkaling ke arah kota Batu.

Berikut salah satu proses pemasangan atap galvalum (Baja ringan)


 Atap galvalum Lebanna
 Atap galvalum Lebanna
 Atap galvalum Lebanna
 Kuda-kuda galvalum Lebanna
 Kuda-kuda galvalum Lebanna


atap galvalum Lebanna
 Pemasangan galvalum terlihat dari jauh
  Pemasangan galvalum terlihat dari jauh
Tembok lebanna
 Tembok lebanna
 Tembok lebanna
 Tembok lebanna
 Tembok lebanna


 Tembok dan jendela kamar lebanna
  Tembok dan jendela kamar lebanna
  Tembok dan jendela kamar lebanna